Jakarta, 15 April 2025 – Plt. Direktur Penyidikan Obat dan Makanan, Tofa Apriansyah, S.Farm., Apt., M.Si., melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS (Korwas PPNS) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum., di Jakarta, Selasa (15/4). Pertemuan ini digelar dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi penegakan hukum antara Direktorat Penyidikan BPOM dan Biro Korwas PPNS Bareskrim Polri.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan kapasitas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di bidang obat dan makanan, mekanisme koordinasi dalam penanganan perkara, serta upaya bersama dalam menghadapi modus kejahatan yang semakin kompleks di bidang obat dan makanan ilegal.
Plt. Direktur Penyidikan BPOM, Tofa Apriansyah, menegaskan bahwa kerja sama erat dengan Bareskrim Polri sangat penting untuk menjaga efektivitas penegakan hukum. “Sinergi antara Direktorat Penyidikan BPOM dengan Biro Korwas PPNS Bareskrim Polri merupakan kunci untuk memastikan setiap proses penyidikan berjalan sesuai hukum, cepat, dan memberikan efek jera bagi pelaku. Dengan koordinasi yang kuat, kita bisa melindungi masyarakat dari ancaman obat dan makanan yang tidak aman,” ujar Tofa.
Sementara itu, Brigjen Pol. Hindarsono menyambut baik pertemuan ini dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga. “Kami berkomitmen mendukung peningkatan kualitas dan profesionalitas PPNS BPOM. Penegakan hukum di bidang obat dan makanan tidak bisa berdiri sendiri, harus ada kerja sama dan komunikasi yang solid antara Polri dan BPOM,” ungkap Hindarsono.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi, dengan tujuan akhir melindungi masyarakat dan memastikan penegakan hukum obat dan makanan yang profesional, transparan, dan berintegritas.